Advertorial Daerah Terkini
Beranda » Berita » Balai Bahasa Maluku Utara Tinjau Kembali Status Bahasa Tidore, Wawali Tidore Beri Dukungan

Balai Bahasa Maluku Utara Tinjau Kembali Status Bahasa Tidore, Wawali Tidore Beri Dukungan

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman

JEJAKMALUT24.COM – Wakil Wali Kota (Wawali) Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menerima audiensi Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara Nukman beserta jajaran dalam rangka penyampaian Program Revitalisasi Bahasa Daerah Tidore Tahun 2026. Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Tidore, Senin (19/1/2026).

Dalam pertemuan itu, Ahmad Laiman menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kepala Balai Bahasa dan jajaran yang bersedia melakukan kajian ulang serta mempertimbangkan aspirasi masyarakat Tidore terkait penetapan status Bahasa Tidore.

Menurutnya, perlu adanya kajian komprehensif dengan merujuk pada penelitian terdahulu, termasuk referensi dari peneliti bahasa Tidore seperti James Maker, guna memastikan status Bahasa Tidore secara akademik dan objektif.

“Perlu ada kajian dan rujukan referensi pada peneliti bahasa Tidore sebelumnya, seperti James Maker, untuk memastikan status Bahasa Tidore,” ujar Ahmad Laiman.

Wawali juga menegaskan bahwa sebagian masyarakat Tidore memandang perubahan status bahasa daerah secara nasional tersebut dapat merepresentasikan hegemoni budaya serta berpotensi menghilangkan rasa keadilan dalam pengakuan identitas dan keadaban Bahasa Tidore di ruang publik.

Kesultanan Tidore Terima 18 Ekor Sapi Kurban Idul Adha 1447 H, 11 Ekor Disalurkan ke Masjid Adat

Ia berharap seluruh pihak dapat menjaga komitmen bersama dalam mendukung program kebahasaan sebagai bagian dari upaya melestarikan kekayaan daerah dan memperkuat jati diri bangsa.

“Mudah-mudahan kolaborasi ini terus ditingkatkan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara, Nukman, menyampaikan pihaknya akan melakukan peninjauan kembali terhadap status Bahasa Tidore yang selama ini ditetapkan sebagai dialek Bahasa Ternate. Ia menegaskan bahwa Balai Bahasa akan merespons serius berbagai masukan terkait pemetaan bahasa daerah dan penetapan Bahasa Tidore.

Menurut Nukman, diperlukan data perbandingan yang kuat untuk mengusulkan kembali pemetaan bahasa daerah. Balai Bahasa Maluku Utara akan menggunakan referensi penelitian seperti James Maker dan peneliti lainnya sebagai dasar pembanding dalam pengajuan Bahasa Tidore sebagai bahasa daerah tersendiri.

Ia juga menduga bahwa sampel penutur dalam penetapan sebelumnya kemungkinan diambil dari masyarakat yang menggunakan dialek Ternate, sehingga diperlukan survei lanjutan pada titik-titik penutur asli Bahasa Tidore dengan pengujian lebih dari 800 kosakata berbeda sebagai pembanding linguistik.

Wali Kota Muhammad Sinen Sebut Fakultas Kedokteran Gigi Jadi Harapan Baru Pendidikan di Tidore

“Bahasa daerah adalah identitas atau jati diri. Jadi harus dipertegas bahwa Bahasa Tidore adalah bahasa daerah tersendiri dan bukan dialek dari Bahasa Ternate,” tegas Nukman.

Tahun 2026 ini, Balai Bahasa Maluku Utara dijadwalkan melakukan pemutakhiran data bahasa daerah sekaligus penelusuran penelitian lanjutan terkait Bahasa Tidore.

Audiensi tersebut turut dihadiri para Asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota, Kepala Bapperida, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala BKPSDM, Plt Kepala Dinas PMD, Plt Kepala Dinas Perpustakaan, Kepala Bagian Hukum, serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.***

Berita Populer

01

Kejari Tidore Naikkan Status Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Rp16 Miliar, Indikasi Tersangka Menguat?

02

KKP Setujui Usulan Pemkot Tidore, Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Maitara dan Tomalou Tahun Ini

03

Wali Kota Tidore Pastikan Pemerintahan Bersih dari Narkoba, 13 ASN Positif Jalani Asesmen

04

Heboh! Modus Penipuan Catut Nama Kejari Tidore, Minta Uang dalam Kasus Korupsi KPU

05

Lampaui HET, Harga Minyakita di Kota Tidore Jelang Ramadan Tembus Rp20 Ribu

06

Hari Pers Nasional 2026, Kepala BPBD Tidore Apresiasi Peran Media dalam Edukasi dan Mitigasi Bencana

07

Kejari Geledah Kantor KPU Tidore, Dokumen Disita, Komisioner Tidak Berkantor

08

Pemuda Pelajar Darussalam Tomalou Berbagi Takjil dan Santunan untuk Anak Yatim Piatu dan Janda

09

Anggota SPN Polda Malut Jadi Korban Pemerasan, 4 Pelaku Ditangkap, 1 Buron

10

IKK-Makayoa Kota Tidore Dikukuhkan, Wawali Ajak Paguyuban Bersinergi dengan Pemerintah

Daerah






Teknologi






Otomotif



Politik






Nasional





Olahraga






× Advertisement
× Advertisement