JEJAKMALUT24.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan mengembangkan sistem transparansi digital yang memungkinkan masyarakat memantau pelaksanaan program secara langsung.

Kepala Badan Gizi Nasional, Sudaryono, mengatakan sistem tersebut akan menghadirkan portal digital yang dapat diakses masyarakat, khususnya orang tua peserta didik, untuk mengetahui pelaksanaan program MBG secara real time.

“Kami sedang mengembangkan sistem agar masyarakat dapat terlibat dalam pengawasan pelaksanaan MBG. Orang tua nantinya dapat mengetahui sekolah mana yang menerima layanan, menu apa yang disajikan setiap hari, makanan tersebut dimasak di dapur mana, hingga siapa Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab,” ujar Sudaryono dalam konferensi pers, Senin (27/7/2026).

Melalui portal tersebut, orang tua cukup masuk menggunakan identitas peserta didik untuk memperoleh informasi mengenai sekolah penerima manfaat, menu makanan harian, lokasi dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), identitas Kepala SPPG, hingga cakupan layanan yang diberikan.

Selain portal untuk orang tua, BGN juga menyiapkan dashboard publik yang menampilkan informasi pelaksanaan program MBG secara nasional.

Dashboard itu, menurutnya akan memuat jumlah SPPG yang beroperasi, persebarannya di berbagai daerah, sekolah yang dilayani, serta perkembangan implementasi program.

Menurut Sudaryono, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat pengawasan publik terhadap program yang dijalankan pemerintah.

“Kami ingin mengubah sistem yang sebelumnya banyak dilakukan secara manual menjadi sistem digital yang lebih mudah, transparan, dan nyaman bagi semua pihak. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu lagi bertanya secara manual karena seluruh informasi dapat diakses melalui sistem,” katanya.

Ia menambahkan, sistem digital tersebut juga akan memperkuat akuntabilitas Kepala SPPG sebagai penanggung jawab operasional di setiap dapur MBG.

Melalui keterbukaan informasi, masyarakat dapat mengetahui pihak yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan layanan di masing-masing wilayah sehingga kualitas pelayanan dapat terus ditingkatkan.

BGN berharap digitalisasi ini mampu menciptakan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis yang lebih transparan, akuntabel, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.***