JEJAKMALUT24.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas untuk memperkuat tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menjatuhkan sanksi kepada pegawai yang melakukan pelanggaran serta menangguhkan operasional ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memenuhi standar.

Kepala BGN, Sudaryono, mengatakan pihaknya menerapkan prinsip zero tolerance terhadap setiap bentuk pelanggaran, baik yang dilakukan pegawai internal maupun pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program MBG.

“Hari ini kami mengumumkan langkah-langkah pembenahan yang telah kami lakukan. Kami menangguhkan 261 pegawai non-ASN yang diduga melakukan pelanggaran disiplin, memproses sembilan kasus pelanggaran berat yang melibatkan ASN dan PPPK, serta memberikan sanksi administratif terhadap 39 kasus pelanggaran ringan,” ujar Sudaryono dalam konferensi pers, Senin (27/7/2026).

Selain penindakan terhadap sumber daya manusia, BGN juga menangguhkan operasional 833 SPPG yang dinilai belum memenuhi standar operasional. Rinciannya, 98 SPPG berada di Wilayah I (Sumatra), 311 SPPG di Wilayah II (Jawa dan Madura), serta 424 SPPG di Wilayah III.

Menurut Sudaryono, penangguhan dilakukan setelah ditemukan berbagai pelanggaran, seperti standar kebersihan dan sanitasi yang tidak terpenuhi, kualitas makanan yang tidak sesuai ketentuan, hingga fasilitas pendukung seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang belum memenuhi persyaratan.

“SPPG yang ditangguhkan benar-benar dihentikan operasionalnya sampai memenuhi standar yang telah ditetapkan. Dapur yang ditangguhkan juga tidak lagi menerima pembayaran. Ini merupakan bentuk ketegasan kami dalam menjaga kualitas Program MBG,” tegasnya.

Meski demikian, Sudaryono memastikan penangguhan tersebut tidak akan mengganggu pelayanan kepada penerima manfaat. BGN telah menyiapkan mekanisme redistribusi layanan ke SPPG lain agar peserta didik tetap menerima makanan bergizi sesuai jadwal.

Ia menambahkan, langkah pembenahan dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus melindungi ribuan mitra dan petugas SPPG yang selama ini bekerja secara profesional dan berintegritas.

BGN menegaskan akan terus memperkuat pengawasan internal, meningkatkan standar operasional, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan secara aman, berkualitas, transparan, dan akuntabel demi memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.***