JEJAKMALUT24.COM – Wakil Wali (Wawali) Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Tidore Kepulauan di Aula Stroke Center, RSD Tidore, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim dalam semangat Ramadan 1447 Hijriah.
Dalam sambutannya, Ahmad Laiman menyampaikan apresiasi kepada IDI Cabang Tidore atas inisiatif menyelenggarakan buka puasa bersama sekaligus berbagi berkah di bulan suci Ramadhan.
Ia menegaskan bahwa momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai kepedulian dan kemanusiaan, terutama bagi profesi dokter yang mengemban amanah pelayanan publik di bidang kesehatan.
“Ibadah puasa mengajarkan kita untuk saling berbagi dan memperhatikan hak-hak sesama, khususnya mereka yang membutuhkan. Nilai kemanusiaan ini sangat berkorelasi dengan tugas dan tanggung jawab profesi dokter,” ujar Ahmad Laiman.
Wawali juga mendorong agar IDI dan seluruh tenaga kesehatan di Kota Tidore Kepulauan terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Menurutnya, pelayanan kesehatan yang prima menjadi salah satu indikator kehadiran pemerintah dalam setiap aspek kehidupan warga.
“Harapannya, masyarakat Kota Tidore Kepulauan dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang baik, cepat, dan profesional, sehingga pemerintah benar-benar hadir di tengah masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua IDI Kota Tidore Kepulauan, dr. Megawati, menyampaikan bahwa tema buka puasa tahun ini adalah “Berbagi Sehat, Berbagi Berkah”.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.
Rangkaian acara diawali dengan tausiyah dan sharing inspiratif dari Ustad Dr. H. Abbas Adam, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim oleh Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, serta ditutup dengan buka puasa bersama dan sholat Magrib berjamaah.
Melalui kegiatan buka puasa bersama IDI Tidore ini, sinergi antara Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan tenaga medis diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang prima dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.***

