JEJAKMALUT24.COM – Ketua Komisi III DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ardiansyah Fauji, menaruh harapan besar terhadap proses seleksi Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Ake Mayora yang saat ini sedang berlangsung.
Ia menekankan pentingnya menghadirkan pemimpin baru yang memiliki kompetensi manajerial kuat, inovatif serta mampu membenahi berbagai persoalan internal perusahaan.
Menurut Ardiansyah, Perumda Air Minum Ake Mayora tengah menghadapi sejumlah tantangan serius, mulai dari persoalan manajemen hingga kondisi keuangan yang terus mengalami defisit setiap tahun.
Karena itu, dibutuhkan sosok direktur yang berpengalaman dan memiliki strategi pengelolaan efektif agar perusahaan daerah tersebut dapat berjalan lebih sehat dan profesional.
“Direktur yang terpilih harus benar-benar memiliki kemampuan manajerial yang baik. Masalah di Perumda Ake Mayora cukup banyak dan tidak bisa diselesaikan dengan cara biasa. Dibutuhkan pemimpin yang kompeten, kreatif dan inovatif,” tegas Ardiansyah.
Ia menambahkan, salah satu tugas utama direktur baru nantinya adalah menekan angka defisit melalui pembenahan sistem manajemen serta peningkatan efisiensi kerja.
Selain itu, perbaikan kondisi internal organisasi dinilai menjadi langkah penting guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau internalnya sudah tertata dengan baik, maka pelayanan kepada masyarakat juga akan lebih maksimal,” ujarnya.
Tak hanya itu, DPRD Tidore juga mendorong penerapan sistem pembayaran rekening air berbasis digital.
Menurut Ardiansyah, aplikasi pembayaran berbasis mobile yang telah tersedia di Perumda Ake Mayora belum berjalan optimal dan perlu segera diimplementasikan secara efektif.
“Aplikasi pembayaran rekening air minum ini sudah ada, tetapi belum efektif dijalankan. Kami berharap segera diterapkan secara maksimal untuk menekan kebocoran, meningkatkan transparansi serta mempermudah pelayanan kepada pelanggan,” jelasnya.
Ardiansyah juga berharap proses seleksi Direktur Perumda Air Minum Ake Mayora berjalan transparan, profesional dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Hal ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap hasil seleksi yang dilakukan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan.
“Kami berharap proses seleksi kali ini tidak ada intervensi apapun, artinya harus berjalan sesuai dengan mekanisme dan aturan main yang sudah ditetapkan. Agar proses seleksi, benar-benar mendapatkan direktur yang memiliki kompeten dalam menjalankan perusahaan ini jauh lebih baik,” harapnya.
Ia mengingatkan, Perumda Ake Mayora tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tetapi juga memiliki fungsi sosial karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan air bersih.
“Pelayanan air bersih sangat berkaitan dengan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota, sehingga direktur yang terpilih harus mampu menjawab berbagai tantangan tersebut,” pungkasnya.***

