Daerah HuKrim Terkini
Beranda » Berita » Heboh! Modus Penipuan Catut Nama Kejari Tidore, Minta Uang dalam Kasus Korupsi KPU

Heboh! Modus Penipuan Catut Nama Kejari Tidore, Minta Uang dalam Kasus Korupsi KPU

Kepala Seksi Intelijen Kejari Tidore Kepulauan, Didi Kurniawan Bambang

JEJAKMALUT24.COM – Publik Kota Tidore Kepulauan dihebohkan dengan munculnya modus penipuan yang mencatut nama Kejaksaan Negeri (Kejari) Tidore Kepulauan.

Oknum tak bertanggung jawab dilaporkan menghubungi sejumlah pihak dan meminta uang dengan dalih pengurusan perkara dugaan korupsi KPU yang tengah bergulir.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Intelijen Kejari Tidore, Didi Kurniawan Bambang, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan dipastikan merupakan aksi penipuan.

“Kami pastikan, baik Kepala Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan maupun seluruh jajaran tidak pernah menghubungi pihak yang sedang diperiksa untuk meminta uang,” tegas Didi.

Tidak Ada Permintaan Uang dalam Proses Hukum

Kesultanan Tidore Terima 18 Ekor Sapi Kurban Idul Adha 1447 H, 11 Ekor Disalurkan ke Masjid Adat

Didi menekankan, dalam setiap proses penanganan perkara, khususnya tindak pidana korupsi (tipikor), Kejari Tidore Kepulauan bekerja secara profesional dan tidak pernah melakukan komunikasi pribadi kepada pihak terkait, terlebih dengan maksud meminta imbalan.

Ia juga memastikan bahwa Kepala Kejari Tidore Kepulauan, Sabar Evryanto Batubara, bersama seluruh pegawai tidak terlibat dalam praktik semacam itu.

Modus Manfaatkan Kasus Korupsi KPU

Kasus dugaan korupsi dana hibah KPU yang saat ini menjadi perhatian publik diduga dimanfaatkan oleh pelaku untuk melancarkan aksinya.

Dengan mengaku sebagai aparat penegak hukum, oknum tersebut mencoba meyakinkan korban agar menyerahkan sejumlah uang.

Wali Kota Muhammad Sinen Sebut Fakultas Kedokteran Gigi Jadi Harapan Baru Pendidikan di Tidore

Kejari menegaskan bahwa praktik tersebut adalah penipuan murni dan tidak ada kaitannya dengan institusi resmi.

Waspada dan Segera Laporkan

Masyarakat, termasuk jajaran SKPD di Kota Tidore Kepulauan, diminta untuk tidak mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan kejaksaan, terutama jika disertai permintaan uang.

Jika menemukan atau mengalami hal serupa, Didi menghimbau untuk segera melapor ke Kejaksaan Tinggi Maluku Utara serta mengonfirmasi langsung ke Kejari Tidore Kepulauan

“Jika ada yang menghubungi masyarakat atau instansi pemerintah, itu bukan kami. Segera lakukan konfirmasi,” harap Didi.

Pemkot Tidore Matangkan Penerimaan Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat 2026, Dinsos Gelar Rakor Lintas Sektor

Kejari Tidore Kepulauan kembali menegaskan komitmennya dalam menangani perkara korupsi secara transparan, profesional, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

Langkah ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi oknum yang mencoba mencoreng institusi penegak hukum demi kepentingan pribadi.***

Berita Populer

01

Kejari Tidore Naikkan Status Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Rp16 Miliar, Indikasi Tersangka Menguat?

02

KKP Setujui Usulan Pemkot Tidore, Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Maitara dan Tomalou Tahun Ini

03

Wali Kota Tidore Pastikan Pemerintahan Bersih dari Narkoba, 13 ASN Positif Jalani Asesmen

04

Heboh! Modus Penipuan Catut Nama Kejari Tidore, Minta Uang dalam Kasus Korupsi KPU

05

Lampaui HET, Harga Minyakita di Kota Tidore Jelang Ramadan Tembus Rp20 Ribu

06

Hari Pers Nasional 2026, Kepala BPBD Tidore Apresiasi Peran Media dalam Edukasi dan Mitigasi Bencana

07

Kejari Geledah Kantor KPU Tidore, Dokumen Disita, Komisioner Tidak Berkantor

08

Pemuda Pelajar Darussalam Tomalou Berbagi Takjil dan Santunan untuk Anak Yatim Piatu dan Janda

09

Anggota SPN Polda Malut Jadi Korban Pemerasan, 4 Pelaku Ditangkap, 1 Buron

10

IKK-Makayoa Kota Tidore Dikukuhkan, Wawali Ajak Paguyuban Bersinergi dengan Pemerintah

Daerah






Teknologi






Otomotif



Politik






Nasional





Olahraga






× Advertisement
× Advertisement