Nasional Terkini
Beranda » Berita » Juknis Pembelajaran Ramadan 2026 Resmi Terbit, Kemenag Tekankan Pendidikan Karakter di Madrasah

Juknis Pembelajaran Ramadan 2026 Resmi Terbit, Kemenag Tekankan Pendidikan Karakter di Madrasah

Kemenag Terbitkan Juknis Pembelajaran Ramadan 2026, Madrasah Fokus Penguatan Iman dan Karakter

JEJAKMALUT24.COM – Kementerian Agama resmi menerbitkan Petunjuk Teknis (Juknis) Pembelajaran Ramadan 2026 sebagai pedoman bagi madrasah di seluruh Indonesia. Regulasi ini ditetapkan melalui Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 1290 Tahun 2026 dengan fokus pada penguatan iman, akhlak, dan kepedulian sosial peserta didik selama bulan suci.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum strategis dalam pembentukan karakter murid. Menurutnya, penyesuaian jadwal belajar di madrasah bukan sekadar perubahan teknis, melainkan diarahkan untuk menumbuhkan kedisiplinan, keimanan, serta kepedulian terhadap sesama.

“Madrasah memiliki keunggulan dalam mengintegrasikan nilai ibadah dengan proses pendidikan, sehingga pembelajaran di bulan suci dapat berlangsung lebih bermakna dan kontekstual,” ujar Amien di Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Sementara itu, Direktur KSKK Madrasah, Nyayu Khodijah, menilai Ramadan sebagai fase penting dalam pendidikan karakter. Ia menyebut pembelajaran selama Ramadan menjadi ruang pembiasaan sikap, penguatan nilai moral, dan pembentukan empati sosial peserta didik.

Tiga Tahapan Pembelajaran Ramadan 2026

Kesultanan Tidore Terima 18 Ekor Sapi Kurban Idul Adha 1447 H, 11 Ekor Disalurkan ke Masjid Adat

Dalam Juknis Pembelajaran Ramadan 2026, pelaksanaan kegiatan dibagi dalam tiga tahap utama:

1. Tahap Tarhib Ramadan

Fase awal difokuskan pada penguatan relasi keluarga. Murid diarahkan membangun kebersamaan di rumah sebagai bagian dari kesiapan mental dan spiritual menyambut Ramadan.

2. Tahap Inti di Madrasah

Kegiatan tatap muka intensif dengan materi pembinaan karakter seperti tahsin Al-Qur’an, pemahaman makna ayat, praktik ibadah dan adab, serta refleksi diri. Orang tua turut dilibatkan dalam proses evaluasi pembelajaran.

Wali Kota Muhammad Sinen Sebut Fakultas Kedokteran Gigi Jadi Harapan Baru Pendidikan di Tidore

3. Tahap Implementasi Sosial saat Libur Idulfitri

Menekankan praktik nilai sosial seperti silaturahmi dan aktivitas kemasyarakatan sebagai bentuk internalisasi pembelajaran Ramadan.

Madrasah juga didorong menyelenggarakan Pesantren Ramadan sekurang-kurangnya tiga hari. Model pelaksanaannya fleksibel, mulai dari sistem mukim, semi full day, hingga pembelajaran terintegrasi sesuai kondisi masing-masing satuan pendidikan.

Evaluasi Tidak Sekadar Target Khatam

Kemenag menegaskan pembelajaran Ramadan 2026 tidak berorientasi pada pencapaian kuantitatif, seperti kewajiban khatam Al-Qur’an. Pendekatan yang diutamakan adalah kualitas bacaan, pemahaman makna, dan internalisasi nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Pemkot Tidore Matangkan Penerimaan Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat 2026, Dinsos Gelar Rakor Lintas Sektor

Evaluasi dilakukan melalui jurnal refleksi, kartu kendali tahsin, serta lembar observasi perkembangan sikap, terutama bagi peserta didik jenjang RA dan MI kelas awal.

Selain itu, madrasah didorong mengembangkan kegiatan sosial seperti edukasi zakat fitrah dan berbagi takjil sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual. Kolaborasi antara madrasah dan orang tua dinilai krusial untuk memastikan keberhasilan pembentukan karakter murid selama Ramadan.

Kemenag menekankan, keberhasilan program pembelajaran Ramadan 2026 diukur dari perubahan sikap dan perilaku peserta didik, bukan semata kelengkapan laporan administrasi.***

Berita Populer

01

Kejari Tidore Naikkan Status Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Rp16 Miliar, Indikasi Tersangka Menguat?

02

KKP Setujui Usulan Pemkot Tidore, Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Maitara dan Tomalou Tahun Ini

03

Wali Kota Tidore Pastikan Pemerintahan Bersih dari Narkoba, 13 ASN Positif Jalani Asesmen

04

Heboh! Modus Penipuan Catut Nama Kejari Tidore, Minta Uang dalam Kasus Korupsi KPU

05

Lampaui HET, Harga Minyakita di Kota Tidore Jelang Ramadan Tembus Rp20 Ribu

06

Hari Pers Nasional 2026, Kepala BPBD Tidore Apresiasi Peran Media dalam Edukasi dan Mitigasi Bencana

07

Kejari Geledah Kantor KPU Tidore, Dokumen Disita, Komisioner Tidak Berkantor

08

Pemuda Pelajar Darussalam Tomalou Berbagi Takjil dan Santunan untuk Anak Yatim Piatu dan Janda

09

Anggota SPN Polda Malut Jadi Korban Pemerasan, 4 Pelaku Ditangkap, 1 Buron

10

IKK-Makayoa Kota Tidore Dikukuhkan, Wawali Ajak Paguyuban Bersinergi dengan Pemerintah

Daerah






Teknologi






Otomotif



Politik






Nasional





Olahraga






× Advertisement
× Advertisement