JEJAKMALUT24.COM – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Tidore Kepulauan, Hj. Rahmawati Muhammad Sinen, menegaskan bahwa kesehatan merupakan modal utama dalam membangun keluarga yang sejahtera, produktif, dan berkualitas.

Karena itu, upaya mewujudkan masyarakat sehat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan tenaga kesehatan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.

Hal tersebut disampaikan Rahmawati saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi Kegiatan Kampanye dan Pergerakan Masyarakat Hidup Sehat yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan di Halaman Kantor Camat Tidore Timur, Senin (22/6/2026).

Dalam sambutannya, Rahmawati mengatakan bahwa gerakan hidup sehat harus menjadi budaya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Melalui gerakan ini, kita ingin membangun kesadaran bahwa pola hidup sehat harus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak besar bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Rahmawati juga mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi pelopor sekaligus teladan dalam menerapkan perilaku hidup sehat di tengah masyarakat. Kader PKK dinilai memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi, menggerakkan, dan mendampingi masyarakat hingga ke tingkat keluarga.

“Mari manfaatkan setiap kesempatan, baik melalui kegiatan Posyandu, pertemuan PKK, dasawisma maupun kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya untuk terus menyampaikan pesan-pesan kesehatan. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, saya yakin kita dapat menciptakan lingkungan yang sehat serta keluarga yang tangguh,” ajaknya.

Lebih lanjut, Ketua TP PKK Kota Tidore Kepulauan mengingatkan masyarakat agar tidak menunggu sakit untuk mulai peduli terhadap kesehatan. Ia mengajak masyarakat mengubah pola pikir dari mengobati menjadi mencegah, karena langkah pencegahan dinilai lebih mudah, lebih murah, dan lebih efektif.

“Saya berharap kegiatan Kampanye dan Pergerakan Masyarakat Hidup Sehat ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita bersama dalam membudayakan hidup sehat di tengah masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Citra Febriani menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mengajak masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, terdapat sejumlah langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat, antara lain melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, mengonsumsi makanan bergizi seimbang terutama sayur dan buah, tidak merokok dan menghindari paparan asap rokok, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, termasuk pemeriksaan tekanan darah dan gula darah.

Selain mengampanyekan pola hidup sehat, Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencegah stunting, mendukung gerakan aksi bergizi di sekolah, serta memberikan perhatian kepada ibu hamil agar tetap sehat selama masa kehamilan dan rutin memeriksakan diri ke posyandu.

Melalui kampanye ini, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan terus meningkat sehingga tercipta lingkungan yang sehat, keluarga yang kuat, dan generasi yang berkualitas menuju Indonesia Emas.***