JEJAKMALUT24.COM – Duel panas akan tersaji saat Malut United menjamu Persija Jakarta pada pekan ke-23 BRI Super League 2025-2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate.
Di atas kertas, Macan Kemayoran memang lebih superior. Namun, Laskar Kie Raha punya satu senjata utama: kekuatan kandang.
Waspada Ketajaman Macan Kemayoran
Persija datang dengan modal impresif. Tim asuhan Mauricio Souza mencatat empat kemenangan dari lima laga terakhir dan menjadi tim dengan kemenangan tandang terbanyak musim ini, yakni tujuh kali dengan koleksi 21 poin.
Produktivitas mereka di babak kedua juga patut diwaspadai, terutama dalam 15 menit akhir pertandingan.
Namun, Malut United bukan tanpa perlawanan. Hingga pekan ke-22, mereka masih menyandang status tim tersubur dengan 44 gol.
Dari jumlah itu, 29 gol tercipta di Gelora Kie Raha membuktikan betapa angkernya stadion kebanggaan masyarakat Ternate tersebut.
Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, menegaskan timnya telah melupakan hasil pertandingan sebelumnya dan kini fokus penuh menatap duel kontra Persija Jakarta.
“Kami sudah melupakan hasil pertandingan sebelumnya. Sekarang, fokus penuh menghadapi Persija dan kami akan bekerja keras untuk meraih tiga poin,” ujar Hendri dalam konferensi pers jelang laga baru-baru ini.
Pertandingan akan digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2/2026), pukul 19.00 WIB atau 21.00 WIT.
Laskar Kie Raha Siap Tempur
Di tengah jeda pertandingan yang singkat, Laskar Kie Raha memastikan persiapan berjalan optimal. Seluruh pemain yang tersedia dinyatakan dalam kondisi siap tempur.
“Secara umum, persiapan melawan Persija berjalan lancar. Semua pemain dalam keadaan sehat dan siap untuk pertandingan besok,” tutur Hendri.
Secara statistik, Malut United masih menjadi tim tersubur hingga pekan ke-22 dengan koleksi 44 gol. Sebanyak 29 gol di antaranya lahir saat bermain di kandang sendiri.
Dua nama paling produktif di Gelora Kie Raha adalah David Da Silva dan Ciro Alves (masing-masing 7 gol), disusul Tyronne del Pino (5), Yakob Sayuri (3), Gustavo Franca (2), Igor Inocencio (2), Frets Butuan (1), dan Taufik Rustam (1).
Tanpa Dua Bek, Strategi Disiapkan
Malut United dipastikan kehilangan dua pilar lini belakang, Safrudin Tahar dan Nilson Junior, akibat akumulasi kartu. Namun, Hendri menegaskan situasi tersebut sudah diantisipasi.
“Saya pikir hal itu bukan menjadi masalah. Kami sudah menyiapkan komposisi line-up yang tak kalah kuat dari komposisi sebelumnya. Hal yang terpenting, besok mentalitas kami adalah bermain secara kolektif,” tegasnya.
Perwakilan pemain, Igor Inocencio, juga menilai laga ini sangat penting bagi tim.
“Dengan situasi yang ada saat ini, saya pikir tidak menjadi masalah untuk kami. Seluruh pemain tetap bisa memberikan fokus pertandingan demi meraih kemenangan melawan Persija,” ujar Igor.
Rekor Pertemuan dan Target Balas Dendam
Catatan pertemuan belum berpihak kepada Malut United. Dari tiga laga terakhir melawan Persija, dua berakhir imbang dan satu dimenangkan Macan Kemayoran.
Artinya, laga di Gelora Kie Raha menjadi momentum penting bagi Laskar Kie Raha untuk mematahkan rekor sekaligus menjaga asa di papan atas klasemen.
Dukungan penuh publik Maluku Utara diharapkan menjadi energi tambahan bagi Gustavo Franca dkk. untuk mewujudkan target tiga poin di kandang.***

