JEJAKMALUT24.COM – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Ahmad Laiman secara resmi membuka Lomba Tarian Tradisional Kie Raha yang digelar di Open Space Tidore, Sabtu (11/7/2026) malam. Kegiatan yang diselenggarakan Sanggar Seni Rau Parada ini menjadi upaya nyata dalam melestarikan seni dan budaya tradisional Maluku Utara.

Dalam sambutannya, Ahmad Laiman menegaskan bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama di tengah pesatnya perkembangan zaman.

Menurutnya, lomba tersebut menjadi ruang bagi para penari untuk mengekspresikan bakat, mengembangkan kreativitas, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

“Di tengah arus perkembangan zaman, pelestarian budaya menjadi tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini, para penari dapat mengekspresikan dan mengembangkan kreativitasnya, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat,” ujar Ahmad Laiman.

Atas nama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman juga menyampaikan apresiasi kepada Sanggar Seni Rau Parada selaku penyelenggara yang terus konsisten mempertahankan eksistensi seni tari tradisional.

Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga mempererat silaturahmi antarsanggar seni serta menjadi wadah berbagi ilmu dan pengetahuan mengenai tarian tradisional.

Mengusung tema Tarian Tradisional Kie Raha, Ahmad Laiman mengatakan kegiatan ini menjadi inspirasi untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya yang tumbuh dan berkembang di Maluku Utara.

“Yang terpenting, melalui setiap penampilan, kita berharap lahir semangat untuk terus menjaga, mencintai, dan mengembangkan seni budaya sebagai bagian dari identitas daerah,” katanya.

Ahmad Laiman juga mengajak seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan saling menghormati selama perlombaan berlangsung.

Menurutnya, setiap penampilan merupakan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian budaya bangsa dan menjadi pengalaman berharga untuk terus belajar serta berkarya.

“Saya mengucapkan selamat berlomba kepada seluruh peserta. Tampilkan karya terbaik, berikan penampilan yang membanggakan, dan jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk terus menghidupkan seni tari di tengah masyarakat,” tutupnya.

Lomba Tarian Tradisional Kie Raha diselenggarakan oleh Sanggar Seni Rau Parada dan dihadiri Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XXI Maluku Utara Muhammad Tang, Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan H. Ade Kama, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Tidore Kepulauan Ny. Nuraen Ismail Rukomalamo, para Asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota, pimpinan OPD, camat, lurah se-Kecamatan Tidore, ASN, PPPK domisili Kecamatan Tidore, serta masyarakat.***