JEJAKMALUT24.COM – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus menunjukkan komitmennya dalam membuka peluang investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Salah satu investasi yang kini tengah dijajaki adalah pembangunan penginapan glamor camping (glamping) berteknologi tinggi dari Bobocabin yang direncanakan hadir di Kota Tidore Kepulauan.
Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat bersama pimpinan dan anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan terkait rencana kerja sama investasi pembangunan Bobocabin, di Ruang Rapat DPRD Kota Tidore Kepulauan, Rabu (15/4/2026).
Muhammad Sinen mengatakan, kehadiran investor menjadi peluang besar bagi daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
“Dalam kondisi saat ini, ketika transfer dana dari Pemerintah Pusat ke daerah mengalami pengurangan, Pemerintah Daerah harus terus berinovasi dan membangun kolaborasi agar mampu meningkatkan kemandirian daerah serta tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Muhammad Sinen.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada PT Berkah Moloku Kie Raha dan Bobocabin yang menunjukkan keseriusan untuk berinvestasi di Tidore. Menurutnya, investasi tersebut dapat menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah.
Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ade Kama menyambut baik rencana investasi tersebut. Ia menegaskan bahwa DPRD dan Pemerintah Daerah memiliki komitmen yang sama untuk mendukung investasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Harapan kami, investasi Bobocabin ini dapat berjalan sesuai rencana dan mampu menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Tidore Kepulauan,” kata Ade Kama.
Senada dengan itu, Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan Mochtar Djumati menegaskan bahwa Tidore terbuka bagi setiap investor yang ingin berinvestasi, selama investasi tersebut sehat, transparan, dan memberikan dampak positif bagi daerah.
Sementara itu, Head of Business Relations PT Bobobox Asset Management Dennis Depriadie menilai Tidore memiliki potensi wisata yang sangat besar, terutama wisata bahari dan aktivitas diving yang belum sepenuhnya dikembangkan.
“Kami melihat Tidore memiliki kekayaan bawah laut yang luar biasa, ditambah nilai sejarah dan budaya yang kuat. Potensi ini sangat besar untuk diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia bahkan wisatawan mancanegara,” ungkap Dennis.
Dennis menambahkan, setelah mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Kota dan DPRD, pihaknya akan segera memulai pembangunan tahap awal sebanyak 10 unit cabin dengan target penyelesaian sekitar enam bulan.
“Kami berharap mendapat dukungan dari seluruh pihak agar investasi ini berjalan lancar. Tujuan kami bukan hanya menghadirkan fasilitas wisata, tetapi juga membantu memperkenalkan Tidore sebagai destinasi unggulan di Indonesia Timur yang kaya sejarah, budaya, dan keindahan alam,” tutupnya.***
