JEJAKMALUT24.COM – Memasuki hari ke-3 pelaksanaan Operasi Keselamatan Kieraha 2026, Polresta Tidore Kepulauan terus menekankan upaya edukasi serta penegakan hukum lalu lintas secara humanis kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran serta kedisiplinan pengguna jalan demi terciptanya keselamatan bersama.
Kapolresta Tidore Kepulauan, Kombes Pol Ampi Mesias von Bulow, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa operasi ini tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat.
“Kami mengedepankan edukasi dan penegakan hukum secara humanis agar masyarakat memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Kapolresta.
Kegiatan Operasi Keselamatan Kieraha 2026 tersebut dilaksanakan pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 21.00 WIT di seputaran wilayah dalam Kota Tidore Kepulauan. Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan imbauan langsung kepada para pengendara bentor di pangkalan bentor Pasar Sari Malaha, Kelurahan Indonesiana.
Petugas mengingatkan para pengemudi agar selalu mematuhi aturan lalu lintas selama operasi berlangsung. Selain itu, masyarakat pengguna jalan yang kedapatan melakukan pelanggaran juga diberikan teguran sebagai bentuk pembinaan dan pencegahan agar tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Melalui kegiatan ini, Polresta Tidore Kepulauan berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam berkendara serta meningkatkan disiplin berlalu lintas.
Upaya tersebut diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang tertib dan kondusif di wilayah Kota Tidore Kepulauan.
Dengan pendekatan humanis dan edukatif, Operasi Keselamatan Kieraha 2026 diharapkan tidak hanya menekan angka pelanggaran lalu lintas, tetapi juga membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.***







