Daerah
Beranda » Berita » Ruas Jalan Nasional di Tidore Tertutup Pasir, DPRD Minta Balai Jalan Bertindak

Ruas Jalan Nasional di Tidore Tertutup Pasir, DPRD Minta Balai Jalan Bertindak

TIDORE – Setelah diguyur hujan deras, Kelurahan Bobo, Tidore Utara kembali diterjang banjir yang membawa material pasir, Selasa (23/9/2025). Banjir di area ini merupakan yang kedua kali dalam sepekan terakhir.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tidore Kepulauan Ardiansyah Fauzi bersama Kepala Dinas PU Abdul Muis Husain dan Kalak BPBD Kota Tidore Muhammad Abubakar meninjau langsung lokasi banjir di kelurahan Bobo, sekitar pukul 14.30 WIT.

Akibat banjir tersebut, sekitar 50 meter badan jalan Sultan Abidin Syah yang merupakan ruas nasional dipenuhi material pasir. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas Rum-Soasio menjadi terhambat.

Setelah melihat kondisi di lapangan, Ardiansyah mengatakan, instansi terkait harus segera melakukan normalisasi di jalur air dan juga pembuatan gorong-gorong untuk mengaliri air, sehingga tidak tersumbat kemudian meluap ke rumah warga dan jalan raya.

Ia lantas mendesak pihka Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Maluku Utara untuk segera menangani dampak banjir yang menyebabkan ruas jalan nasional dipenuhi material itu.

Kesultanan Tidore Terima 18 Ekor Sapi Kurban Idul Adha 1447 H, 11 Ekor Disalurkan ke Masjid Adat

“Kami minta kepada Balai Jalan segera menangani masalah ini. Kondisi di lapangan harus segera dibangun gorong-gorong,” ujar Ardiansyah kepada wartawan.

Menurut Ardian, sapaan Ardiansyah, pembangunan gorong-gorong harus dikerjakan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional lantaran membentang di ruas jalan nasional.

“Karena gorong-gorong melewati jalan nasional jadi Balai yang harus tangani. Karena ini kewenangannya Balai,” katanya.

Terkiat itu, Kepala Dinas PU Kota Tidore Abd Muis Husain meminta dukungan Balai Pelaksana Jalan Nasional Maluku Utara dalam penangan banjir di Bobo.

Menurut Muis, jalan raya yang dipenuhi material itu merupakan ruas nasional sehingga bukan kewenangan pihaknya untuk membangun gorong-gorong.

Wali Kota Muhammad Sinen Sebut Fakultas Kedokteran Gigi Jadi Harapan Baru Pendidikan di Tidore

Apalagi kata Muis, pada 27 September nanti akan digelar Tour The Pattimura, lomba balap sepeda keliling pulau Tidore dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 TNI tahun 2025.

“Kami minta dukungan Balai karena yang kena dampak banjir ini juga jalan nasional. Kita khawatir jangan sampai terjadi banjir lagi pada saat acara Tour The Pattimura,” katanya.

BPBD Kota Tidore telah mengerahkan sejumlah personil dan 2 ekskavator untuk menangani masalah banjir di Bobo. Bersama warga, personil pemerintah membersihkan material di jalan raya dan juga jalur aliran air.

Kalak BPBD Kota Tidore, Muhammad Abubakar mengatakan, berdasarkan pengamatan di lapangan, banjir yang membawa material pasir itu berasal dari gunung. Pihaknya juga telah melakukan normalisasi jalur air agar tidak meluap jika terjadi banjir susulan.

Ia juga membantah informasi yang menyebut banjir yang terjadi di Bobo disebabkan karena adanya galian C di kelurahan tersebut. Pasir yang terbawa banjir kata dia, merupakan material yang tergerus di jalur aliran air.

Pemkot Tidore Matangkan Penerimaan Peserta Didik Baru Sekolah Rakyat 2026, Dinsos Gelar Rakor Lintas Sektor

“Yang kami cek aliran air itu berasal dari gunung karena hujan deras, mungkin karena ada perluasan lahan pertanian sehingga terjadi penebangan pohon,” katanya.

Ia menjelaskan, banjir di lokasi tersebut sudah terjadi 7 kali. Namun kata dia, banjir yang terjadi sebelumnya tidak separah yang terjadi 2 kali dalam sepekan terakhir ini.

“Yang parah pertama itu yang Jumat kemarin itu, dan hari ini juga banjir yang sama membawa material,” katanya.

Menurutnya, banjir yang terjadi sebelumnya berdampak pada 26 rumah warga kelurahan Bobo yang posisinya berada di bawah badan jalan.

“26 rumah warga kena dampak banjir sebelumnya. Hanya 2 yang paling parah karena material yang dibawah banjir masuk hingga ke dalam rumah. Alhamdulillah banjir tadi tidak berdampak ke rumah warga,” ungkapnya. (Red)

Berita Populer

01

Kejari Tidore Naikkan Status Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Rp16 Miliar, Indikasi Tersangka Menguat?

02

KKP Setujui Usulan Pemkot Tidore, Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Maitara dan Tomalou Tahun Ini

03

Wali Kota Tidore Pastikan Pemerintahan Bersih dari Narkoba, 13 ASN Positif Jalani Asesmen

04

Heboh! Modus Penipuan Catut Nama Kejari Tidore, Minta Uang dalam Kasus Korupsi KPU

05

Lampaui HET, Harga Minyakita di Kota Tidore Jelang Ramadan Tembus Rp20 Ribu

06

Hari Pers Nasional 2026, Kepala BPBD Tidore Apresiasi Peran Media dalam Edukasi dan Mitigasi Bencana

07

Kejari Geledah Kantor KPU Tidore, Dokumen Disita, Komisioner Tidak Berkantor

08

Pemuda Pelajar Darussalam Tomalou Berbagi Takjil dan Santunan untuk Anak Yatim Piatu dan Janda

09

Anggota SPN Polda Malut Jadi Korban Pemerasan, 4 Pelaku Ditangkap, 1 Buron

10

IKK-Makayoa Kota Tidore Dikukuhkan, Wawali Ajak Paguyuban Bersinergi dengan Pemerintah

Daerah






Teknologi






Otomotif



Politik






Nasional





Olahraga






× Advertisement
× Advertisement